Fakta Ilmiah AlQuran
Semakin
dikaji al-Quran semakin membuktikan kebenarannya, banyak fakta ilmiah alQuran
yang bisa dibuktikan dari mulai ayat biologi, ayat medis bahkan teori big bang
dan fenomena black hole disebutkan al-Quran. Tak kenal maka tak sayang, ungkapan ini adalah gambaran
kita yang awam dengan alQuran. Karena mungkin kebanyakan dari kita mengenal
al-Quran hanya sebatas bacaan belum sampai mengkaji, menghayati atau lebih
jauhnya mengamalkan. Betapa tidak sebenarnya banyak jawaban dari hidup dan
kehidupan sudah disediakan alQuran. AlQuran ternyata tidak hanya membahas agama
secara sempit dari segi aqidah dan syariah saja. Namun lebih jauh alQuran juga
adalah sumber ilmu pengetahuan yang mendorong lahirnya teori-teori
ilmiah di masa mendatang. Bahkan dapat dikatakan alQuran yang lahir 15 abad
lalu sudah memegang kunci pengetahuan yang ilmuan saat inipun belum mampu
pecahkan. Fakta ilmiah alQuran ini jelas menepis pandangan kaum sekuler yang beranggapan
agama harus dipisahkan dari kehidupan ipoleksosbudhankam (ilmu pengetahuan,
politik, sosial ekonomi, budaya, dan pertahanan keamanan).
1.
Ayat tentang Syaraf Penerima Rasa Sakit di Kulit.
Dulu ilmuan berpendapat bahwa penerima rasa sakit hanya berada pada otak. Namun penemuan terbaru menyatakan bahwa sebenarnya terdapat syaraf penerima rasa sakit di kulit. Prof. Tagatat Tejasen, Chairman dari Department of Anatomy di Chiang Mai University Thailand telah melakukan penelitian mengenai penerima rasa sakit. Awalnya dia tidak percaya dengan alQuran. Tapi kemudian dia memverifikasi keakuratan ayat Quran ini dan mengumumkannya pada Saudi Medical Conference di Riyadh. Baca juga Fakta medis Al-Quran
An Nisaa (4)-Verse 56-
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا
كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُواْ
الْعَذَابَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا
Sesungguhnya
orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka
ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka
dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha
Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An-Nisa :56)
2.
Ayat tentang Cerebrum (Ubun-ubun di Otak).
Bagian
depan otak (ubun-ubun) bertanggung jawab dalam perencanaan, motivasi, niat baik
dan perbuatan buruk (dosa). Maka dapat disimpulkan jika seseorang berbohong
atau berbuat dosa, bagian inilah yang memiliki peranan.
Al 'Alaq (96) -Verse 15-
كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ
Ketahuilah,
sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik
ubun-ubunnya (al-Alaq:15)
3.
Ayat tentang Menstruasi.
Selama
masa menstruai, perubahan dalam ruang kosong di dalam rahim hanya dapat
diidentifikasi oleh pemeriksaan anatomis atau ginekologi. Pada awal masa
menstruasi, lendir pada dinding rahim (lapisan endometrium ) tebalnya 0,5 mm.
Di bawah pengaruh hormon yang disekresi oleh telur, lapisan ini tumbuh dan
mencapai ketebalan 5-6 mm. Lapisan ini kemudian dibuang karena tidak adanya
pembuahan. Seperti yang kita lihat dari ayat di bawah, pertambahan dan
pengurangan bulanan dinding rahim sudah ditunjukkan dan dijelaskan dalam Al
Qur’an.
Ar Ra'd (13) -Verse 8-
اللّهُ يَعْلَمُ مَا تَحْمِلُ كُلُّ أُنثَى وَمَا تَغِيضُ
الأَرْحَامُ وَمَا تَزْدَادُ وَكُلُّ شَيْءٍ عِندَهُ بِمِقْدَارٍ
Allah
mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang
kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada
ukurannya. (Ar-Ra’d:8)
4.
Manusia Diciptakan dari Elemen yang Sama dengan Tanah.
Ketika tubuh manusia diperiksa di jaman modern ini, ternyata
ditemukan bahwa banyak unsur tanah juga dapat ditemukan di dalam tubuh.
Jaringan hidup tubuh mengandung 95% karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, fosfor
dan belerang, dengan total 26 elemen yang berbeda lainnya, Subhanallah.
وَإِذْ
قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِّن صَلْصَالٍ مِّنْ
حَمَإٍ مَّسْنُونٍ
فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُواْ
لَهُ سَاجِدِينَ
(Ingatlah)
ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan
manusia dari tanah”.
Maka apabila telah Kusempurnakan
kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu
tersungkur dengan bersujud kepadanya” (Al Hijr (15):28~29)
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ مِن سُلَالَةٍ مِّن طِينٍ
Dan sesungguhnya Kami telah
menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah (Al Mu'minuun
(23)-Verse 12-)
5. Janin Dilindungi Tiga Lapis Kegelapan (Pelindung).
Menurut Prof Keith Moore, tiga lapis pelindung janin dalam Al Qur’an merujuk kepada: dinding anterior abdomen ibu, dinding rahim, membran amnio-chorionic.
...يَخْلُقُكُمْ
فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِن بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ
ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ فَأَنَّى
تُصْرَفُونَ
…Dia
menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan Yang (berbuat) demikian itu adalah
Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia;
maka bagaimana kamu dapat dipalingkan? (Az-Zumar (39) -Verse 6-
6. Gunung Sebagai Pasak.
Menurut Ahli geologi (baca juga: Pendapat Ahli tentang
Fakta Ilmiah Al-Quran)
dikatakan bahwa radius jari-jari bumi sekita 6.035 KM, dan kerak bumi di mana
kita hidup sangat
tipis, berkisar antara 2 sampai 35 km. Karena kerak bumi tipis, maka memiliki kemungkinan tinggi untuk bergetar/ gempa. Pegunungan bertindak sebagai pasak seperti pasak tenda yang memegang kerak bumi dan memberikan kestabilan pada bumi.
tipis, berkisar antara 2 sampai 35 km. Karena kerak bumi tipis, maka memiliki kemungkinan tinggi untuk bergetar/ gempa. Pegunungan bertindak sebagai pasak seperti pasak tenda yang memegang kerak bumi dan memberikan kestabilan pada bumi.
أَلَمْ
نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا
وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا
Bukankah
Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? dan gunung-gunung sebagai
pasak? (An-Naba' (78) -Verse :6~7)
7. Ayat Teori Nebula dalam AlQuran.
Anda mungkin pernah mendengar tentang teori nebula? Ya teori
yang menyatakan bahwa awal terjadinya bumi dan planet-planet berasal dari debu
(mist, bahasa latinnya nebula atau bahasa Sundanya “kebul” ). Beberapa nebula
terbentuk sebagai hasil dari ledakan supernova, kehancuran bintang besar
berumur pendek. Sisa-sisa ledakan supernova kemudian diyakini membentuk planet
dan objek tata surya.
ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاء وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ
لَهَا وَلِلْأَرْضِ اِئْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ
فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَى
فِي كُلِّ سَمَاء أَمْرَهَا وَزَيَّنَّا السَّمَاء الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ
وَحِفْظًا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu
masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah
kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya
menjawab: “Kami datang dengan suka hati”.
Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia
mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat
dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan
sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui (Fush Shilat (41) -Verse :11~12).
فَإِذَا انشَقَّتِ السَّمَاء فَكَانَتْ وَرْدَةً
كَالدِّهَانِ
Maka apabila langit telah terbelah
dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.( Ar Rahmaan (55) -Verse 37)
8. Teori Big Bang dalam Al-Quran (Ledakan Besar)
Teori big bang menyatakan bahwa keseluruhan semesta berasal dari satu “benda” besar, padat yang meledak. Semua materi, cahaya dan energi berasal dari ledakan itu. Ukuran alam semesta meningkat karena ledakan besar memperluas volumenya. Teorinya adalah bahwa dari alam semesta yang mengembang, berarti alam semesta secara keseluruhan sedang berkembang, bukannya alam semesta statis yang berarti hal itu berkembang menjadi sebuah ruang statis berukuran dan teratur. Big Bang Theory menunjukkan bahwa alam semesta masih berkembang bahkan sampai saat ini dan masih melakukannya dan semakin mempercepat lajunya. Para astronom menganggap bahwa pergerakan ini dibantu oleh “medan skalar” yang memaksa segala sesuatu jauh dari titik awal Big Bang mirip dengan bentuk riak air yang berkembang.
Namun, para ahli juga percaya bahwa suatu saat akan datang ketika seluruh alam semesta mencapai titik jenuh. Yaitu ketika gravitasi yang diberikan oleh semua materi di alam semesta melebihi energi medan skalar tersebut. Saat ini terjadi, pergerakan semesta akan berhenti sama sekali dan seluruh proses akan mundur sampai semuanya kental sekali lagi dalam satu lubang hitam besar. Sederhananya, para astronom percaya bahwa alam semesta pada akhirnya akan runtuh dengan sendirinya sampai tidak ada yang tersisa (Qiyamah).Al Anbiyaa' (21) :31
Teori big bang menyatakan bahwa keseluruhan semesta berasal dari satu “benda” besar, padat yang meledak. Semua materi, cahaya dan energi berasal dari ledakan itu. Ukuran alam semesta meningkat karena ledakan besar memperluas volumenya. Teorinya adalah bahwa dari alam semesta yang mengembang, berarti alam semesta secara keseluruhan sedang berkembang, bukannya alam semesta statis yang berarti hal itu berkembang menjadi sebuah ruang statis berukuran dan teratur. Big Bang Theory menunjukkan bahwa alam semesta masih berkembang bahkan sampai saat ini dan masih melakukannya dan semakin mempercepat lajunya. Para astronom menganggap bahwa pergerakan ini dibantu oleh “medan skalar” yang memaksa segala sesuatu jauh dari titik awal Big Bang mirip dengan bentuk riak air yang berkembang.
Namun, para ahli juga percaya bahwa suatu saat akan datang ketika seluruh alam semesta mencapai titik jenuh. Yaitu ketika gravitasi yang diberikan oleh semua materi di alam semesta melebihi energi medan skalar tersebut. Saat ini terjadi, pergerakan semesta akan berhenti sama sekali dan seluruh proses akan mundur sampai semuanya kental sekali lagi dalam satu lubang hitam besar. Sederhananya, para astronom percaya bahwa alam semesta pada akhirnya akan runtuh dengan sendirinya sampai tidak ada yang tersisa (Qiyamah).Al Anbiyaa' (21) :31
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ
كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاء كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ
أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
Dan apakah orang-orang yang kafir
tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu
yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan
segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga
beriman?(Al-Anbiya:30)
وَالسَّمَاء بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ
Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan
sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa (memperluasnya) (Ad-Dzariyat (51)-Verse 47).
يَوْمَ نَطْوِي السَّمَاء كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِ
كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُّعِيدُهُ وَعْدًا عَلَيْنَا إِنَّا كُنَّا
فَاعِلِينَ
pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung
lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama
begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati;
sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya. (Al-Anbiya(21) :104)
Sumber : http://blog.finderonly.net/2013/fakta-ilmiah-alquran-ayat-biologi-sampai-big-bang.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar